Semburan Lumpur Muncul Lagi di PLTP Mataloko

Bajawa — Pengeboran panas bumi (geothermal) di desa Mataloko, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT, kini justru berakibat fatal. Sejak seminggu lalu, terjadi semburan air dari sejumlah titik pengeboran di wilayah tersebut.

Dengan semburan kali ini, pengeboran panas bumi di Mataloko telah dua kali mengeluarkan semburan berupa gas bercampur air. Semburan tersebut kini meluber hingga ke sawah milik warga setempat.

Direktur Lembaga Advokasi dan Penelitian Masyarakat (Lapmas) Ngada, Yosafat Koli, dihubungi Sabtu (25/8) membenarkan kalau PLTP Mataloko yang berkapasitas 1,8 Megawatt (MW) kini mengeluarkan semburan berupa gas bercampur air.

“Diameter lubang semburan tersebut mencapai 5 meter, dan terus mengeluarkan semburan. Luberan air bercampur lumpur tersebut kini menggenangi sawah milik warga setempat yang memang berada lebih rendah dari titik pengeboran,” kata Koli.

PLTP Mataloko direncanakan mengekstrak energi dari sumur MT-3 dan MT-4 serta kemungkinan juga dari sumur MT-2 dengan kapasitas pembangkit maksimal 5 MW. Direncanakan, PLTP Mataloko dioperasionalkan untuk memenuhi kebutuhan energi listrik di Pulau Flores.

Categories: Hotnews, Nasional

About Author

beritaprima.com

BeritaPrima.com merupakan portal berita utama nasional yang lebih mengedepankan aktualitas dan ketajaman dalam mengungkapkan fakta di lapangan.

Write a Comment

Your e-mail address will not be published.
Required fields are marked*